Perceraian memang menjadi peristiwa yang tak mengenakkan dalam sebuah perkawinan. apalagi, semua orang tentunya menginginkan kebahagiaan setelah mengucapkan janji setia kepada pasangan.  Namun, keinginan tidak selalu sejalan dengan kenyataan. Bahkan, fenomena perceraian di Indonesia saat ini begitu marak.

Problem yang menjadi pemicu perceraian juga beragam diantaranya kekerasan dalam rumah tangga, perselingkuhan, kurangnya komunikasi ataupun adanya rasa tidak percaya antar pasangan.

pasangan yang telah mengajukan gugatan perceraian biasanya ingin segera permasalahannya selesai. apalagi, ketika sudah setiap individu yang terikat dalam jalinan pernikahan sudah tidak merasa nyaman satu sama lain dengan begitu, keduanya bisa mengetahui kehidupan baru setelah perceraian.

Berikut ini adalah kiat-kiat mengurus perceraian secara cepat:

1. Mediasi

Tahapan pertama adalah mediasi yang bertujuan untuk mendamaikan pasangan suami istri yang berniat cerai. kedua pihak pun harus datang pada persidangan kalau memang tak bisa datang secara langsung bisa memberi kuasa kepada pengacara. Adanya mediasi ini untuk mencari jalan terbaik bagi keduanya, dan juga mengurangi biaya, waktu, kerumitan, stres, dan permusuhan.

Pengadilan akan memberikan kesempatan bermediasi kepada pasangan dengan durasi maksimal 30 hari Jika dirasa kurang pihak pengadilan memperpanjang selama 14 hari ketika mediasi berhasil maka penggugat atau pemohon akan menarik gugatannya dan hakim memutuskan perkara sudah selesai.

2. Pembacaan surat gugatan atau permohonan cerai

Jika tidak ditemukan jalan keluar ketika mediasi akan berlanjut di ruang sidang,maka tahapan sidang berikutnya adalah pembacaan surat gugatan pembacaan surat gugatan dilakukan oleh pihak penggugat atau bisa pula dianggap dibacakan di persidangan. Pada kesempatan ini pihak pengadilan memberi kesempatan penggugat untuk mengubah, menarik, atau mempertahankan isi gugatannya.

3. Jawaban termohon atau terbuka atas gugatan cerai

tahap persidangan perceraian selanjutnya adalah mendengarkan jawaban tergugat atau termohon atau surat gugatan cerai pada sidang sebelumnya. Jawaban tersebut bisa berupa pembenaran,sanggahan, atau bahkan bisa pula pengajuan gugatan balik.

pertarungan sidang yang panjang serta Banyak kendala yang di hadapi adalah Permasalahan yang paling rumit seperti tentang hak asuh anak tunggal, hanya hasil persidangan lah satu-satunya cara untuk mendapatkan siapa yang layak mendapatkan hak asuh anak.

Anda penting untuk mengenali perbedaan dalam proses dan hasil, perlu juga dicatat bahwa secara umum, dendam dan kemarahan tidak akan membuat Anda cepat memproses perceraian. Anda harus bekerja keras dan mencoba tetap berkepala dingin agar anda menghindari hal-hal yang mambuat masalah menjadi lebih rumit seperti menyeret anak-anak ke dalam pertengkaran anda.

Fokuslah pada prioritas utama dan hasil yang paling anda diinginkan, Ingatlah bahwa perceraian yang sukses bukan hanya tentang apa yang terjadi di ruang sidang. Tapi ini tentang hidup Anda setelah perceraian.