Bagi wanita yang sudah bersuami atau sudah aktif melakukan hubungan seksual, tentu saja mengetahui masa subur menjadi hal yang penting. Disini bukan saja penting saat akan menjalankan program hamil tetapi juga bermanfaat untuk melihat seperti apa kesuburannya.

Dengan mengetahui masa subur ternyata juga dapat menjadi perhitungan saat program KB, meminimalisir jika terjadi kehamilan, melihat sensasi saat berhubungan seksual dengan pasangan. Bagaimana, banyak sekali manfaatnya bukan mengetahui masa subur tersebut?

Jaman modern seperti sekarang ini memang sudah ada banyak aplikasi khusus yang dapat membantu Anda untuk menghitung masa subur. Tetapi Anda tidak perlu repot untuk mengunduh, hanya bermodalkan kalender saja sudah dapat mengetahui kapan.

Bagi Anda yang penasaran akan cara perhitungan tersebut, bisa pahami beberapa hal berikut ini:

1. Mengenal masa subur.

Sebelum melakukan perhitungan ada baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu secara tepat apa yang dimaksud dengan masa subur. Umumnya setiap wanita mempunyai siklus haid setiap bulan yang berbeda, diantara siklus tersebut ada beberapa hari yang dikatakan masa subur.

Pada moment inilah potensi kehamilan lebih besar karena sel telur baru saja diproduksi dan siap untuk dibuahi sperma.

2. Pahami ovulasi.

Selain mengenal masa subur, penting juga untuk mengetahui ovulasi pada wanita. Ada beberapa rangkaian dalam ovulasi, umumnya terjadi hanya 48 jam saja untuk satu sel telur. Padahal dalam satu siklus wanita bisa memproduksi 15-20 sel telur, karena pematangan berbeda waktu kemungkinan bisa mencapai enam hati ovulasi atau lebih.

3. Catat menstruasi.

Untuk bisa mendapatkan hasil yang lebih akurat, Anda harus paham mengenai siklus menstruasi secara teratur minimal 8 bulan terakhir. Setelah itu tentukan apakah ikut dalam siklus pendek ataupun siklus yang panjang. Umumnya bisa dikatakan teratur jika siklus menstruasi selalu berada pada rentang waktu 21-35 hari.

4. Perhitungkan.

Setelah Anda paham dari catatan siklus yang ada pada nomer 3 saatnya untuk melakukan perhitungan. Untuk rumus yang digunakan mengetahui awal masa subur adalah siklus pendek dikurangi dengan 18 hari, sebaliknya untuk mengetahui akhir masa subur bisa melihat siklus terpanjang yang dikurangi 11. Nah, dari hasil keduanya akan ditemukan masa subur wanita.

Selain dari beberapa langkah atau perhitungan seperti diatas, umumnya masa subur wanita itu juga memunculkan beberapa tanda yang bisa langsung nampak seperti munculnya lendir bening serta licin yang ada pada sekitaran vagina.

Selain itu juga peningkatan suhu tubuh berubah, lalu mempunyai rasa yang lebih semangat seperti hormon baik dan beberapa tanda lainnya. Setelah Anda paham semua akan hal tersebut, akan merencanakan kehamilan atau tidak bisa langsung dilakukan dengan perhitungan matang dan nyata.