Begitu banyak yang ditulis tentang Milenial. Ada alasan bagus untuk itu. Mereka adalah generasi yang besar. Jumlah mereka sekarang melebihi Baby Boomers. Di dunia saat ini, sebagian besar karena teknologi dan perubahan cara kita bekerja, mereka juga berada dalam posisi berkuasa.

Kemungkinan besar, jika Anda seorang eksekutif, Anda memiliki tim Milenial yang bekerja untuk organisasi Anda. Masuk akal. Setiap generasi pekerja baru memasuki dunia kerja sebagai hal baru yang mengilap. Orang-orang yang memegang kekuasaan menganggap mereka memiliki energi, memahami cara bekerja (terutama dengan teknologi dan media sosial) dan kreatif.

Di sisi lain, kaum Milenial dianggap berhak. Ada persepsi bahwa mereka tidak percaya mereka harus membayar iuran mereka. Banyak yang ditulis tentang bagaimana generasi ini percaya hanya karena fakta bahwa mereka ada, mereka harus berada dalam posisi tanggung jawab yang lebih besar (misalnya manajemen).

Dalam pikiran saya, saya pikir sangat menyenangkan memiliki generasi Milenial. Tapi, saya pikir harus selalu ada keseimbangan antara pengalaman dan energi alam yang ditemukan di masa muda.

Saya tidak berpikir generasi Milenial jauh berbeda dari generasi lainnya. Tentu mereka mungkin memiliki sedikit keunggulan dalam teknologi, tetapi saya pikir mereka memiliki kebutuhan dan keinginan yang sama dengan generasi lain.

Bagaimanapun, kita semua adalah manusia. Sifat manusia tidak banyak berubah. Hanya ada nuansa halus, menurut saya, dari satu generasi ke generasi berikutnya tergantung pada saat mereka beranjak dewasa. Berikut dibawah ini cara memotivasi gen Milenial dalam bekrja.

1. Generasi Milenial peduli dengan kebaikan sosial.

Mereka hidup di dunia yang memiliki semua pengetahuan dan sumber daya untuk meningkatkan kemanusiaan secara fundamental. Milenial tahu itu. Mereka ingin menyelaraskan kebaikan sosial dengan bisnis. Jika Anda memiliki tim Milenial yang bekerja untuk Anda, penting untuk mengetahui beberapa hal tentang generasi ini agar Anda dapat terus memotivasi mereka.

2. Milenial ingin menghubungkan pekerjaan mereka dengan kebaikan yang lebih besar.

Mereka sangat peduli dengan dunia dan dampak sosial. Generasi lain mungkin telah melihat pekerjaan mereka sebagai alat untuk mencapai tujuan. Generasi ini memandang pekerjaan mereka dalam konteks kebaikan sosial yang lebih luas. Perjelas visi Anda dalam hal itu.

3. Milenial lebih sadar akan lingkungan tim.

Ingat, ini adalah generasi di mana setiap orang diberi penghargaan di sekolah. Mereka lebih menyukai lingkungan yang lebih berorientasi pada tim.

4. Milenial lebih menyukai lingkungan kreatif dengan lebih banyak otonomi.

Mereka ingin manajer percaya bahwa mereka dapat melakukan pekerjaan itu. Mereka ingin dipuji karena melakukan pekerjaan dengan baik. Beri mereka ruang untuk menyelesaikan pekerjaan untuk Anda – dan lakukan dengan baik.

5. Generasi milenial ingin sering mendapat masukan

Mereka ingin tahu dari Anda bagaimana meningkatkan pekerjaan mereka. Mereka ingin mendengar saat mereka melakukan pekerjaan dengan baik. Jika mereka dapat melakukan sesuatu dengan lebih baik, mereka menginginkan saran yang konkrit dan konstruktif.

6. Generasi millennial sangat antusias dengan teknologi.

Ingat, ini adalah generasi pertama yang tumbuh sepenuhnya dengan teknologi. Mereka melihat teknologi sebagai sesuatu yang mereka bisa dan harus berhubungan dengan setiap hari. Banyak perusahaan mendorong karyawan mereka untuk menggunakan jejaring sosial pribadi mereka untuk mempromosikan organisasi mereka.

Milenial merasa nyaman melakukan ini. Mereka ingin menggunakan media sosial, obrolan dan pesan instan, serta video (semakin meningkat secara live-streaming) di tempat kerja.

7. Milenial peduli dengan hubungan.

Mereka kurang tertarik pada hierarki. Mereka tidak menghargai atau menyukai hambatan. Mereka menginginkan akses dan tim. Pastikan jaraknya sedikit, baik secara harfiah maupun kiasan, antara generasi Milenial dan semua penyelia dan eksekutif.

Milenial sangat peduli dengan keseimbangan pekerjaan-kehidupan. Ini sebenarnya adalah nilai inti bagi mereka. Mempromosikan jadwal kerja yang fleksibel dalam hal jam kerja dan bahkan kesempatan untuk bekerja dari rumah.